Kasus jule selingkuh menjadi salah satu topik paling ramai dibicarakan di media sosial Indonesia sepanjang akhir 2025 hingga awal 2026. Julia Prastini, yang akrab disapa Jule, seorang selebgram dan influencer dengan jutaan pengikut, terjerat dalam dugaan perselingkuhan berulang. Mulai dari isu dengan petinju Safrie Ramadan saat masih menikah, hingga tuduhan terbaru dengan Yuka, pasangan sahabatnya sendiri. Fenomena ini tidak hanya menghebohkan netizen, tapi juga memicu diskusi tentang komitmen, kesehatan mental, dan dampak perselingkuhan dalam hubungan.
Banyak orang bertanya-tanya, apa yang sebenarnya terjadi? Artikel ini akan membahas kronologi lengkap, fakta dari berbagai sumber, serta pandangan psikologis terkait perilaku selingkuh berulang. Tujuannya sederhana: memberikan informasi akurat agar pembaca bisa memahami isu ini tanpa terjebak hoaks.
Siapa Julia Prastini alias Jule?
Julia Prastini lahir pada 25 Juli 2000. Dia dikenal sebagai Jule, influencer yang aktif di Instagram dan TikTok dengan konten lifestyle, keluarga, dan kecantikan. Sebelum viral karena kontroversi, Jule sering tampil anggun dengan hijab, berbagi momen bahagia bersama suami dan anak-anaknya. Pengikutnya mencapai jutaan, membuatnya jadi panutan bagi banyak perempuan muda.
Namun, citra sempurna itu retak setelah isu jule selingkuh muncul. Banyak netizen mulai menggali masa lalunya, termasuk perubahan gaya hidup pasca-cerai. Jule kini lebih terbuka soal kehidupan pribadi, meski tetap mendapat sorotan negatif.

Menurut saya sebagai penulis konten yang sering mengamati tren influencer, perubahan citra seperti ini sering terjadi saat seseorang menghadapi krisis pribadi. Publik cenderung cepat menghakimi, tapi jarang melihat sisi manusiawi di baliknya.
Pernikahan Jule dengan Na Daehoon: Dari Bahagia hingga Retak
Jule menikah dengan Na Daehoon, pria asal Korea Selatan, pada 2021. Mereka bertemu melalui dunia online dan cepat menikah saat Jule berusia 20 tahun. Pasangan ini dikaruniai tiga anak: Na Junho, Na Eunho, dan Na Jena. Konten mereka sering menampilkan keharmonisan keluarga campuran budaya Indonesia-Korea, yang membuat banyak orang iri.
Foto-foto mesra dan liburan bersama sering diunggah, menciptakan image “couple goals”. Namun, di balik layar, masalah mulai muncul. Pada Oktober 2025, rumor perselingkuhan mulai beredar.
Perceraian resmi terjadi tak lama setelah itu. Banyak yang menduga isu selingkuh menjadi pemicu utama keretakan rumah tangga ini.
Kronologi Isu Perselingkuhan Pertama: Dugaan dengan Safrie Ramadan
Kasus jule selingkuh pertama kali meledak pada Oktober 2025. Netizen menemukan foto dan video yang diduga menunjukkan Jule dekat dengan petinju Safrie Ramadan. Saat itu, Jule masih berstatus istri Na Daehoon.
Bukti berupa tangkapan layar chat dan foto intim beredar luas. Beberapa netizen menduga foto itu hasil AI, tapi kemiripan wajah dan gestur membuat banyak orang yakin keasliannya. Jule sempat bungkam, tapi isu ini memicu gelombang hujatan. Brand yang pernah bekerja sama dengannya mulai menarik diri.

Ini menjadi titik awal karir Jule terancam. Publik menilai dia mengkhianati pernikahan dan anak-anaknya.
Perceraian dan Munculnya Isu Selingkuh Kedua dengan Yuka
Setelah cerai, Jule mulai tampil tanpa hijab dan lebih bebas berinteraksi. Pada Desember 2025, isu baru muncul. Selebgram Malaysia, Aliyah Balqis (Aya), mengunggah video di TikTok. Dia mengaku dikhianati oleh pacarnya, Yusman Kusuma alias Yuka.
Aya menemukan nomor Jule disimpan sebagai “Zakie” di ponsel Yuka. Dia juga membagikan foto Jule bersandar mesra di bahu Yuka di mobil, disertai caption sarkas. Aya menulis, “Kawan baik aku malah rampas kebahagiaan aku.”
Kronologi ini cepat viral. Safrie Ramadan, yang saat itu dikabarkan pacar Jule, ikut nimbrung lewat chat dengan Aya. Dia membela Jule tapi juga menunjukkan penyesalan. Yuka akhirnya klarifikasi pada 15 Desember 2025. Dia bilang hubungan dengan Jule hanya pertemanan biasa. Mereka sedang break dengan Aya saat itu, dan kontak disamarkan untuk hindari prasangka buruk.
Pada 27 Desember 2025, Yuka kembali bicara di YouTube Dokter Richard Lee. Dia akui ada kedekatan fisik seperti pegang tangan, tapi menegaskan status Jule single pasca-cerai. Yuka minta maaf ke Aya dan publik atas kesalahpahaman.
Pernyataan Jule: Alasan Selingkuh karena KDRT dan Tekanan
Pada Januari 2026, Jule akhirnya angkat bicara. Dia mengaku selingkuh ada sebabnya. Jule klaim sering mengalami KDRT dari Na Daehoon selama pernikahan. Dia bilang capek dihamili berulang dan merasa tertekan. Pernyataan ini muncul dalam curhatan dan podcast.
Jule minta maaf ke keluarga dan brand yang terdampak. Dia juga bilang ingin move on dan fokus ke anak-anak. Namun, pernyataan ini justru memicu perdebatan baru. Sebagian netizen simpati, tapi banyak yang tetap menyalahkan sikapnya.
Menurut saya, alasan seperti KDRT memang serius dan patut diselidiki. Tapi perselingkuhan bukan solusi yang tepat. Korban kekerasan sebaiknya mencari bantuan profesional, bukan melibatkan pihak ketiga.
Dampak Psikologis: Mengapa Perselingkuhan Sering Berulang?
Kasus jule selingkuh ini menarik perhatian psikolog. Sebuah studi di Psychology Today (Desember 2025) melibatkan 2.900 orang. Hasilnya menunjukkan orang yang pernah curang cenderung mengulanginya. Faktor kepribadian seperti narsisme, egoisme, dan keserakahan berperan besar.
Studi ini menggunakan permainan dengan uang untuk mengukur kejujuran. Orang dengan sifat negatif tinggi lebih sering berbohong demi keuntungan pribadi. Perilaku ini konsisten bertahun-tahun, sulit diubah tanpa usaha sadar.
Dalam konteks Jule, isu berulang membuat netizen curiga pola ini bagian dari kepribadian. Tapi ingat, studi ini bukan vonis mutlak. Setiap orang bisa berubah dengan terapi dan introspeksi.
Reaksi Publik dan Pelajaran Berharga
Netizen terbagi. Ada yang membela Jule karena dugaan KDRT, ada yang mengecam karena merusak rumah tangga orang lain. Brand menarik diri, followers berkurang, dan Jule kena cancel culture.
Pelajaran utama: komunikasi terbuka penting dalam hubungan. Perselingkuhan bukan hanya soal nafsu, tapi sering akar dari masalah yang tak terselesaikan. Bagi korban KDRT, cari bantuan hukum dan psikologis. Bagi influencer, privasi tetap penting meski hidup di depan kamera.
Saya percaya kasus seperti ini mengingatkan kita semua. Hubungan butuh komitmen, kejujuran, dan empati. Jangan biarkan emosi sesaat menghancurkan masa depan.
Kesimpulan
Kasus jule selingkuh bukan sekadar gosip. Ini cerita tentang pilihan, konsekuensi, dan pencarian kedamaian. Julia Prastini kini mencoba bangkit, tapi bayang-bayang masa lalu masih menempel. Semoga semua pihak belajar dan sembuh dari luka ini.
REFERENSI: GOPEK178






Leave a Reply